Tips Mengatasi Masalah Lensa Pecah dan Berbagai Kerusakan Lain

Terkadang kita perlu berjuang ekstra untuk mendapat gambar yang bagus. Entah harus memanjat tebing, tiduran ditanah, atau bahkan menggunakan teknik memotret dengan melemparkan kamera. Meskipun hasil foto yang dihasilkan akan memuaskan, kegiatan-kegiatan tersebut sesungguhnya berisiko membuat rusak kamera jika tanpa sengaja saat memotret di tebing tiba-tiba kamera terjatuh dan sebagainya. Beberapa kerusakan seperti lensa pecah bisa menjadi mimpi buruk dalam dunia fotografi Anda.

Tips Mengatasi Masalah Lensa Pecah dan Berbagai Kerusakan Lain

Terlebih mengingat cara memperbaiki kamera yang rusak tidaklah mudah. Tapi jangan panik, berikut ini disajikan informasi mengenai cara mudah memperbaiki kamera yang rusak karena berbagai hal. Cara-cara berikut dapat Anda coba sebelum membawa kamera ke service-an karena bisa jadi berhasil sehingga Anda tidak perlu menservicenya.

Terkena Air

Jangan menunggu lama, Segera bongkar elemen kamera yang dapat dikeluarkan seperti lensa, baterai, dan kartu memori. Lap dan keringkan seluruh bagian tersebut menggunakan pengering seperti hair dryer. Setelah dipastikan kering, pasang lagi. Jika ternyata masih tidak dapat beroperasi normal, barulah bawa ke service center. Sebagai pencegahan gunakan waterproof case pada kamera atau, pilih kamera khusus outdoor seperti kamera action.

Lensa Tergores

Solusi terbaik bagi lensa pecah memang menggantinya dengan lensa baru. Namun, jika lensa kamera Anda hanya tergores masih ada harapan untuk memperbaikinya. Anda bisa memperbaikinya dengan mengoleskan lalu menggosokkan pasta gigi pada lensa tersebut searah jarum jam. Gosokkan dengan perlahan hingga goresan tersebut mulai menghilang. Atau Anda bisa menggunakan campuran 70% alkohol ke dalam 100 ml air. Gosokkan campuran tersebut pada lensa menggunakan kain lembut hingga goresan perlahan menghilang.

Kamera Mati Total

Salah satu penyebab kamera mati total adalah karena baterainya terlalu habis. Jadi, ada baiknya sebelum mendiagnosa kamera Anda rusak karena mati total, coba keluarkan baterainya dan isi menggunakan charger eksternal. Setelah sekiranya terisi beberapa persen, masukkan kembali pada kamera dan lakukan charging lagi. Jika kamera memberi respon, berarti kamera Anda terselamatkan. Keluarkan lagi baterainya, isi menggunakan charger eksternal hingga penuh sebelum kamera dihidupkan kembali.

Shutter Tiba-tiba Macet

Ternyata shutter block pada kamera DSLR mempunyai batasan penggunaan. Batasan tersebeut juga berbeda pada masing-masing kamera kisaran dari 50.000 hingga 100.000 pengambilan gambar. Cara memperbaikinya cukup dengan mengganti shutter block pada kameranya saja. Untuk mengantisipasi hal ini terjadi saat hunting foto, selalu cek usia shutter block Anda sebelumnya.

Baca juga: Lensa Aukey Untuk Kualitas Potret Dari Smartphone Terbaik

Lensa Berjamur

Selain lensa pecah, lensa kamera juga bisa berjamur. Jika Anda merasa setiap foto yang diambil berkabut atau seperti bernoda, mungkin lensa kamera Anda terserang jamur. Jika benar, atasi dengan cairan pembersih khusus lensa. Kemudian, lap lensa secara perlahan hingga jamur menghilang. Hal ini dapat dicegah dengan selalu menyimpan kamera beserta komponennya di tempat kering seperti drybox. Anda dapat menambahkan silica gel untuk memastikan kekeringan udara di sekitarnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *