Prinsip Stabilizer Kamera yang Harus Dimengerti Agar Optimal Penggunaannya

Di jaman yang semakin modern ini, hampir semua hal menggunakan alat elektronik seperti kamera yang tidak hanya berfungsi untuk mengambil gambar dan menghasilkannya dalam bentuk foto namun juga dalam bentuk video. Saat mengambil gambar ataupun video, sering kali hasil akan blur karena Anda goyang atau bergerak saat membidik objek, namun dengan menggunakan stabilizer kamera, hal tersebut bisa diminimalisir.

Prinsip Stabilizer Kamera yang Harus Dimengerti Agar Optimal Penggunaannya

Stabilizer sendiri merupakan suatu alat yang dipergunakan agar bisa meminimalisir goyangan saat mengambil video sehingga pergerakan dalam video menjadi lebih mulus. Jenis perangkat ini biasanya digunakan oleh cameramen atau videographer yang memungkinkan mereka untuk tetap bisa bergerak dengan bebas namun tetap bisa mengambil gambar yang maksimal dengan minim goyangan. Namun, sebelum menggunakan stabilizer ini, Anda harus memperhatikan prinsip dalam penggunaannya.

Pertama adalah redam goyangan. Fungsi utama dari stabilizer kamera adalah untuk mengurangi goyangan pada kamera sehingga hasil video yang dimiliki bisa terlihat halus. Akan tetapi, hal yang harus diingat adalah jika stabilizer hanya merupakan alat bantu yang memiliki keterbatasan atau kekurangan dan kelebihan tertentu. Karena hal tersebut hasil video juga akan berpengaruh pada faktor X diantaranya adalah kondisi medan atau lingkungan, kekuatan fisik Anda serta kemampuan Anda untuk mengoperasikannya.

Kedua adalah keseimbangan. Untuk menggunakan stabilizer, maka Anda perlu keseimbangan yang bagus. Jika Anda memiliki keseimbangan yang bagus, maka hasil video yang diambil akan lebih halus terutama saat Anda hendak menggerakkannya ke arah yang Anda inginkan. Misalnya untuk head stabilizer, Anda bisa memegang handle menggunakan tangan kanan dan pegang maneuver spot yang ada di titik keseimbangan.

 Prinsip lainnya dari stabilizer kamera yang harus Anda mengerti adalah: 

  • Dynamic balance atau keseimbangan dinamis yang memiliki 3 titik keseimbangan agar penggunaan stabilizer tersebut lebih optimal. 3 titik tersebut adalah:
    • Keseimbangan atas bawah yang bisa diatur dengan cara menambahkan ataupun mengurangi beban pemberat dan cirinya adalah dengan memperhatikan drop timing-nya yaitu kurang lebih 2-3 detik.
    • Keseimbangan depan belakang yang bisa diatur dengan cara menggeser kamera atau dengan menggeser beban baik ke depan ataupun ke belakang.
    • Keseimbangan kiri-kanan yang dapat diatur dengan cara menggeser beban atau kamera baik ke kiri atau ke kanan.

Baca juga artikel menarik lainnya di caricamera.com

  • Kesalahan yang biasanya dilakukan. Ketahui dahulu kesalahan yang umumnya dilakukan jika menggunakan stabilizer sehingga bisa meminimalisir kesalahan yang sama. Umumnya, kesalahan yang kerap dilakukan adalah dengan memasang beban pemberat sebanyak-banyaknya sehingga Anda tidak akan mendapatkan keseimbangan misalnya keseimbangan atas bawah padahal beban yang dipergunakan tersebut juga dipengaruhi oleh jenis kamera yang dipergunakan apakah kamera punya bobot yang cukup berat atau tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *