Ini Dia Beberapa Bagian yang Harus Anda Cek untuk Mendapatkan Kamera Bekas DSLR Berkualitas

Kamera DSLR saat ini tengah berada di puncak popularitasnya. Lihat saja betapa ramai animo masyarakat jika ada peluncuran produk kamera baru yang begitu semarak. Selain itu, peminat kamera ini setiap tahun juga terbukti semakin tinggi. Meski dapat diakui jika harga kamera DSLR tidak murah, namun tetap saja banyak yang membela-belakan untuk memilikinya. Jika Anda juga salah satu yang berharap bisa memiliki kamera DSLR namun dana terbatas, maka kamera bekas bisa jadi pilihan tepat.

Kamera yang sudah bekas bukan berarti selalu buruk, asalkan Anda tahu bagaimana cara mengeceknya. Pengecekan tentu bukan hanya pada body kamera saja, melainkan juga beberapa bagian berikut ini:

Baca juga: Spesifikasi & Harga Kamera Bekas 2017

  • Shutter count

Umumnya banyak sekali yang tidak tahu shutter count ini ketika pembelian kamera dalam kondisi bekas, padahal sangat penting untuk mengetahuinya. Pastikan menanyakan nilai SC pada penjualnya karena nilai ini menunjukkan sudah berapa kali kamera dipakai untuk memotret. Semakin banyak nilai SC dan mendekati nilai maksimalnya, maka akan membuat harga semakin turun. Jika Anda mendapatkan kamera dengan SC sudah tinggi, maka Anda bisa mengganti shutter unitnya dimana harganya cukup mahal sehingga patut dipertimbangkan.

  • Sensor dan bagian lensa bebas jamur

Jika Anda membeli kamera di toko-toko, maka umumnya mereka sudah memasang keterangan bahwa kamera tersebut tanpa jamur dan kabut. Meski begitu, ada baiknya jika Anda bisa mengecek kembali sehingga lebih puas. Cara pengecekannya adalah dengan melihat langsung ke bagian optiknya. Selain itu, Anda juga bisa meneropong lensa dengan memainkan aperture dan focal length. Selain itu langsung saja coba kamera tersebut sehingga jelas hasilnya dari kamera bekas itu.

  • Auto focus

Berlanjut ke bagian auto focus dimana hal ini juga penting sekali untuk dicek. Dalam pengecekannya, langsung saja dicoba langsung dengan menjepret pada setiap focal length. Cara ini adalah cara paling sederhana demi Anda bisa mendapatkan kamera terbaik meski bekas.

  • Pop up Flash

Jangan lupa cek juga ke bagian pop up built in flash masih bisa berjalan ataukah tidak. Anda bisa mengeset ke mode auto flash agar dapat mencobanya.

  • Cek fungsi lain

Setelah keempat bagian tersebut dicek, baru Anda bisa lanjut mengecek ke fungsi lainnya mulai dari tombol dan semua menunya.

Itulah beberapa bagian kamera yang penting untuk dicek sebelum Anda melakukan pembelian. Jangan hanya terfokus pada tampilan fisiknya yang masih kinclong karena bisa jadi bagian dalamnya sudah kurang bagus. Untuk itu lakukan pengecekan secara keseluruhan pada kamera bekas incaran Anda. Jika perlu, ajak teman yang memang paham akan keseluruhan kamera sehingga dia bisa membantu memilih yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *