Berbagai Kesalahan Saat Menggunakan Lensa Wide

Tahukah Anda apa itu lensa wide angle? Lensa ini adalah sebuah spesifikasi khusus untuk membuat sudut lebar. Namun begitu spesifikasi ini tidak bisa dianggap mudah. Alasannya adalah karena tidak semua orang bisa memakainya dengan benar. Benar saja, inilah beberapa keselahan yang sering orang lakukan.

  • Jarak dalam gambar memiliki jarak yang sama dengan lensa
  • Penggunaan lensa wide angle hanya untuk mengikutkan semua elemen ke dalam satu frame.
  • Subjek tidak jelas.
  • Umumnya mendapatkan gambar portrait yang datar.
  • Penggunaan sudut lebar tanpa alasan yang jelas.

Berbagai Kesalahan Saat Menggunakan Lensa Wide

Apa itu Lensa Wide Angle?

Sebenarnya, apa itu Wide Angle?  Lensa jenis ini merupakan lensa dengan sudut lebar, yakni sekitar 50mm pada kamera full frame, sedangkan 35mm pada kamera crop. Ciri khusus lensa ini adalah apabila menghadapi garis lurus, maka akan bertemu pada satu titik dan tampak melengkung. Berikut kesalahan yang sering terjadi, antara lain:

  1. Gambar dalam gambar memiliki jarak yang sama dengan lensa. Sebenarnya yang menjadi esensi pada gambar landscape adalah menampakkan gambar 3D pada gambar 2D. Faktor peletakan elemen dan jarak tentunya sangat berpengaruh dalam hal ini.
  2. Subjek yang tidak jelas. Pengambilan gambar landscape secara keseluruhan dalam satu frame membuat subjek fot tidak jelas. Karena porsi dalam frame yang diberikan adalah sama. Pada hakikatnya, tujuan fotografi selain menangkap gambar, tentunya gambar yang ditangkap adalah gambar yang mampu menyuguhkan cerita.
  3. Memasukkan elemen ke dalam gambar. Hal yang satu ini juga kurang tepat. Ketika menggunakan lensa wide angle, orang biasanya akan memasukkan semua elemen pada satu gambar. Tanpa bisa membedakan mana yang menjadi subjek maupun background foto. Sesorang hendaklah mengambil satu subjek dalam fotonya.
  4. Gambar portrait yang tidak istimewa. Dari ketiga kesalahan di atas sudah bisa diprediksi yang mana memasukkan semua elemen dalam satu sudut pandang dan dengan posisi portrait tentunya akan tampak ganjil. Subjek tidak diketahui, maka yang terlihat hanya foto yang tidak ada nilai seninya. Misalnya dengan menempatkan manusia dekat dengan lensa ini akan menghasilkan distorsi bentuk, hindarilah sekitar pojok frame karena di sanalah distorsi lebih tinggi.
  5. Distorsi Bentuk. Benda-benda yang dalam fotonya nampak membesar ataupun meninggi bisa nampak melengkung pada lensa wide angle ini. Karena sesuai dengan keterangan pada awal artikel ini dimana garis lurus akan bertemu pada satu titik dan nampak melengkung. Hal ini juga berlaku pada benda-benda di sekitar Anda.

Baca juga artikel menarik lainnya di caricamera.com

Setelah mengetahui beberapa kesalahan yang sering terjadi saat penggunaan lensa wide angle di atas, Anda dapat mengambil pelajaran untuk menggunakannya sesuai dengan fungsinya. Agar gambar yang dihasilkan berkualitas juga memiliki nilai seni.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *