Beda Kamera SLR Resmi, Grey Market, Black Market dan Palsu

Hobby fotografi pada dasarnya memang tidak sekedar untuk jepret-jepret gambar saja, melainkan lebih dari itu ditujukan untuk mengambil sebuah moment yang menarik. Bahkan tak jarang beberapa orang yang sudah sukses menekuni bidang ini hanya dengan kemampuannya menjepret gambar. Sehingga bisa menjual karya-karyanya kepada orang lain. Berbekal kamera dengan kualitas baik atau kamera SLR. Jika berbicara mengenai ragam jenis dari produk teknologi untuk abadikan gambar ini sendiri sebenarnya cukup banyak.

Beda Kamera SLR Resmi, Grey Market, Black Market dan Palsu

Mulai dari seri lama kamera pocket, kamera polaroid yang bisa langsung mengeluarkan hasil jepretan, hingga sekarang banyak diantara smartphone yang juga sudah di semati menggunakan kamera berkualitas baik. Namun untuk menghasilkan gambar yang profesional tentunya tak cukup dengan hal ini, paling tidak Anda harus menggunakan kamera yang dibekali settingan khusus agar pengambilan gambar layaknya seorang profesional. Diantaranya adalah kamera DSLR ini.

Namun juga tidak bisa dipungkiri, sebagaimana produk teknologi yang lainnya ada kalanya konsumen juga takut membeli kamera SLR di pasaran karena belum tentu menjamin keaslian. Apalagi sekarang ini juga muncul beberapa istilah produk seperti produk resmi, barang grey atau black market hingga produk palsu. Lalu sebenarnya apa bedanya?, agar tak salah dalam membeli, maka terlebih dahulu ketahui perbedaannya berikut ini, yaitu:

  1. Produk resmi, seperti yang diketahui bahwa barang resmi dikenal juga sebagai produk asli, dimana nantinya perusahaan kamera yang berasal dari negara pembuat tersebut akan mengimpor secara resmi produknya ke pasaran Indonesia. Tentunya melalui badan yang jelas beserta adanya bea cukai atau pajak, sehingga jika melihat dari segi harganya juga paling mahal dibandingkan dengan produk lain.
  2. Produk grey market, sebenarnya sama-sama produk asli, hanya saja terkadang ada beberapa aksesoris penunjang atau kelengkapan barang yang kurang jika dibandingkan dengan produk resminya, juga ada penggunaan bahasa yang tertera pada bagian label kemasan memakai bahasa asli negara tersebut, sehingga jika melihat dari segi harganya juga lebih murah.
  3. Produk black market, ini istilah yang tentunya sering kali Anda dengar, barang black market ini di distribusikan kedalam negeri dengan cara yang tidak resmi atau bisa dikatakan sebagai barang ilegal. Hal ini jugalah yang terkadang membuat harganya murah bisa sampai 10 hingga 30% lebih murah dibandingkan dengan harga barang aslinya.
  4. Produk palsu, seperti namanya maka barang yang dijual benar-benar tidak asli, bisa rakitan atau rekondisi dari produk rusak yang ada sebelumnya, dari segi tampilan sama persis, namun tentu kualitasnya jauh berbeda, sehingga konsumen harus waspada jika membeli, umumnya produk palsu ini dijual dengan harga yang sangat murah.

Baca juga 4 Langkah Mudah untuk Mendapatkan Kamera SLR Murah Namun Tetap Berkualitas

Setelah tau bedanya hati-hati dalam membeli kamera SLR di pasaran.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *